Energi Nuklir dan Alternatifnya

nuklir1.jpg

Sebuah keinginan mulia bagi pemerintah melalui Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN) berencana membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN), yang akan dimulai pada tahun 2010-2016 di semananjung Muria. Namun, yang perlu diketahui PLTN sendiri sangat memungkinkan terjadinya kecelakaan.

Berbagai fakta menunjukan, bahwa beberapa negara pengguna energi nuklir telah mengalami nasib naas yang menimpa sebagian warganya .

Sebut saja yang terjadi pada tanggal 25-26 April 1986 di Chernobil, Ukraina, Uni Sovyet. Di mana, kecelakaan ini telah melibatkan secara langsung 135 ribu orang, 24, 403 jiwa dinyatakan terkena radiasi yang cukup berat, dan 29 orang lagi dinyatakan menderita akibat yang fatal. Kemudian kecelakaan di Three Mile Island (TMI), Amerika Serikat, pada tanggal 28 Maret 1979 meski relatif kecil.

Kejadian seperti di atas, setidaknya menjadi kewaspadaan masyarakat di seluruh Indonesia, khususnya warga sekitar Muria. Karena, sampai saat ini PLTN tidak ada jaminan keselamatan bagi keberlangsungan makluk hidup, apabila nantinya terjadi kecelakaan reaktor nuklir.

Bagaimana masyarakat tidak keberatan terkait rencana pemerintah tersebut, karena kalau terjadi kebocoran reaktor nuklir, kurang lebih lima ratus kali kota semarang yang akan terkena dampak secara langsung. Selain itu efek radiasinya 100 km terdekat akan terbakar hidup-hidup. Dan, apabila terjadi ledakan mencapai radius 200.000 km. Mungkin kita hanya bisa membayangkan betapa besar ancaman PLTN ini bagi makhluk hidup dan ekosistem di sekitarnya.

Gambaran singkat di atas, seyogyanya dapat dijadikan referensi tersendiri bagi masyarakat luas. Patut dipertanyakan seberapa mendesakkah keberadaan PLTN di Indonesia? Hal tersebut, sekiranya dapat dijawab apabila sudah melalui kajian secara kritis dan mendalam terutama dari pihak-pihak terkait.

Melihat kemungkinan terjadinya kecelakaan reaktor nuklir, pemerintah dan segenap masyarakat harus bangkit untuk melakukan penciptaan-penciptaan energi lain, terutama energi terbarukan. Melalui cara ini lah solusi mengatasi kelangkaan energi, yang diperkirakan terjadi pada tahun 2015 nanti.

Masih lemahnya daya cipta di masyarakat, yang kaitannya dengan pengembangan energi, sudah sewajarnya pemerintah bertanggungjawab untuk memberikan dorongan dan menfasilitasi, khususnya bagi orang-orang yang mempunyai niat dan kemauan keras dalam bidang ini.

Salah satu upaya ke depan tak lain dengan mandiri energi, artinya bangsa Indonesia bisa menggunakan bioenergi, seperti energi uap, angin, surya, panas bumi dsb. Masih banyaknya energi alternati di negeri ini, sangat memungkinkan mencari sumber alternatif lain, selain PLTN. Apabila konsep energi mandiri ini dapat berhasil maka akan mengurangi dampak dan resiko yang didapat.

penulis, bambang

opini ini juga telah dimuat di rumahkiri.net

Iklan

Tentang bambang triyono

saya merupakan anak ke tiga dari empat bersaudara, yang kesemuanya laki-laki. kakak pertama saat ini telah menjadi seorang perawat, ke dua, guru SMP, sibungsu sebentar lagi jadi artis di Ibu Kota, sedangkan saya sendiri saat ini baru mau menyelesaikan kuliah di UKSW salatiga. kendati demikian, kendala finansial menghambat studi saya, maka untuk saat ini dengan terpaksa tidak dapat mengikuti kuliah semester ganjil. saya di lahirkan di Boyolali, 30 Maret 1979. ibu saya bernama Umayah sedangkan bapak Soemardjo. beliau lah yang membimbing kami hingga akhirnya secara perlahan-lahan dapat dikatakan berhasil. 3 dari empat saudara saya berhasil menyelesaikan studi (S1). sebenarnya saya sangat berharap studi (S1) ini segera selesai. sehingga apa yang saya cita-citakan dapat tercapai......dengan demikian ortu benar-benar bangga pada anak-anaknya yang telah dibesarkannya selama ini. "amin" barangkali saya ini anak yang paling banyak berhutang budi ama ortu, maka itu saya ingin mewujudkan impian saya....yang nantinya dapat membahagiakan ke dua orang tua saya dan saudara-saudara saya." insya Allah" demikian sekilas data diri saya, yang sewaktu-waktu dapat saya ubah sesuai keinginan saya. salam, bambang triyono
Pos ini dipublikasikan di opini. Tandai permalink.

2 Balasan ke Energi Nuklir dan Alternatifnya

  1. secangkirkopisusu berkata:

    PLTN saya kurang setuju…mengingat kejadian Cernobyl… jadi serem…mending bioenergi aman murah dan tersedia….

  2. secangkirkopisusu berkata:

    Saya lagi…hehehe… mampi cuma tengok2…wasalam

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s