Sang Pengasih

“merenung dalam bentangan dunia”
pada sebuah pagi nan sunyi
hanya bertemankan semilir angin
yang kian mencengkeram kuat
membalut kalbu”-

 
darah terasa membeku
dilumat oleh dinginnya malam
tak lagi menghentak
seperti hari masa kecil

 
kala dirindukan sang pengharap
agar kelak menjadi bintang
disertai doa-doa perjalanan
meski rinai hujan kerap menghampiri

 
ia yang
malang
terbenam dalam KASIH-nya
tak peduli siang dan malam
menggendong permatanya terbang ke bulan

 
tutur adalah penawar rindunya
kendati berkomat-kamit
di lorong kegelapan
di tengah pelataran

 
bulan remang sesekali menyinari
mahkota yang mulai keperak-perakan,
dan, mata itu
begitu sayup tampak memohon 

ia lantunkan  nyanyian lembut
begitu teguh dan penuh kidmat
dengan kedua tangan mengeadah ke langit
mengirimkan syair-syair asa

 
helaan nafas begitu terasa
dari rahimnya…
denyutnya kian merangsek
membunuh risau

 
sedangkan tubuhnya..
masih menaburkan aroma suci
tak terjamah oleh lekatnya dosa
karena, hidup sepenuhnya
tercurah pada buah hatinya

oleh: bambang ty.
Salatiga, 14 Januari 2008

Iklan

Tentang bambang triyono

saya merupakan anak ke tiga dari empat bersaudara, yang kesemuanya laki-laki. kakak pertama saat ini telah menjadi seorang perawat, ke dua, guru SMP, sibungsu sebentar lagi jadi artis di Ibu Kota, sedangkan saya sendiri saat ini baru mau menyelesaikan kuliah di UKSW salatiga. kendati demikian, kendala finansial menghambat studi saya, maka untuk saat ini dengan terpaksa tidak dapat mengikuti kuliah semester ganjil. saya di lahirkan di Boyolali, 30 Maret 1979. ibu saya bernama Umayah sedangkan bapak Soemardjo. beliau lah yang membimbing kami hingga akhirnya secara perlahan-lahan dapat dikatakan berhasil. 3 dari empat saudara saya berhasil menyelesaikan studi (S1). sebenarnya saya sangat berharap studi (S1) ini segera selesai. sehingga apa yang saya cita-citakan dapat tercapai......dengan demikian ortu benar-benar bangga pada anak-anaknya yang telah dibesarkannya selama ini. "amin" barangkali saya ini anak yang paling banyak berhutang budi ama ortu, maka itu saya ingin mewujudkan impian saya....yang nantinya dapat membahagiakan ke dua orang tua saya dan saudara-saudara saya." insya Allah" demikian sekilas data diri saya, yang sewaktu-waktu dapat saya ubah sesuai keinginan saya. salam, bambang triyono
Pos ini dipublikasikan di puisi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s