Cendana Dari Merapi

Cendana Band: Dari kanan Jacka, Alief, Aan, Yossy dan Denny

Saya itu memiliki seorang adik, namanya Jacka Sri Handoyo, ia lahir 24 tahun lalu di sebuah desa terpencil, yakni Gebyog, Samiran, Selo, Boyolali, Jawa Tengah. Ia merupakan anak paling bungsu dari empat bersaudara dari ayah Soemardjo dan Ibu Umayah.

Kedua orang tua membesarkan kami begitu penuh kasih sayang, hampir seluruh hidupnya benar-benar tercurah demi anak-anaknya. Terbukti kami dibiayai sampai perguruan tinggi, tinggal menyisakan saya sendiri yang belum selesai studi.

Kakak saya bernama Budi Santoso dan Edi Hartono, mereka sekarang telah berkeluarga. Mas Budi saat ini bekerja sebagai Perawat Kesehatan di Ampel, Boyolali. Sedangkan mas Edi menjadi guru Bahasa di SMP Negeri I Selo.

Si bungsu, selain menjadi guru musik di Purwacaraka Jakarta. Ia bersama rekan-rekannya mencoba peruntungan mendirikan sebuah band. Yang diberi nama “Cendana”, ia sebagai gitaris.

Bersama Cendana yang digawangi Alif (gitar), Yossy (drum), Aan (vocal), Denny (bass) dan si bungsu. Mereka baru saja launching album di Hard Rock Cafe Jakarta, Jumat 28 Maret 2008 lalu. (Berita selengkapnya bisa dilihat di www.KapanLagi.com)

Sebagai orang desa kehidupan keluarga kami pas-pasan, ayah hanyalah pensiunan pegawai negeri sipil, sedangkan emak berdagang makanan kecil-kecilan di rumah. Mereka berdua berjuang semata-mata untuk anak-anaknya, kasih sayangnya tercurah buat buah hatinya.

Sedikit terekam, kala si bungsu masih kecil, ia seringkali digendong emak pergi ke makam tengah malam. Ini emak lakukan sebagai upaya memohon pada sang pencipta, agar penderitaan itu segera usai. Kami hampir putus asa, karena kondisi ekonomi tidak segera membaik.

Masa kecil Jacka dengan keadaan keluarga yang penuh gejolak kepahitan, yang membuat emak sempat stress gara-gara keseringan mikir. Pernah ada kejadian tragis, emak sempat mau membakar rumah, untung saat itu cepat diketahui ayah. Yang kala itu hanya ada saya, ayah dan si bungsu yang sudah tertidur lelap.

Pengalaman pahit itu lah yang akhirnya menggerakkan kami sekeluarga untuk terus merubah keadaan. Dari hidup yang penuh gejolak penderitaan menuju kebahagian utuh.

Semoga di rilisnya album baru mereka (Cendana Band) dapat dijadikan contoh baik bagi generasi mendatang, agar kebanggaan dan kebahagian itu sama-sama dapat dirasakan.

mohon dukungan…

Iklan

Tentang bambang triyono

saya merupakan anak ke tiga dari empat bersaudara, yang kesemuanya laki-laki. kakak pertama saat ini telah menjadi seorang perawat, ke dua, guru SMP, sibungsu sebentar lagi jadi artis di Ibu Kota, sedangkan saya sendiri saat ini baru mau menyelesaikan kuliah di UKSW salatiga. kendati demikian, kendala finansial menghambat studi saya, maka untuk saat ini dengan terpaksa tidak dapat mengikuti kuliah semester ganjil. saya di lahirkan di Boyolali, 30 Maret 1979. ibu saya bernama Umayah sedangkan bapak Soemardjo. beliau lah yang membimbing kami hingga akhirnya secara perlahan-lahan dapat dikatakan berhasil. 3 dari empat saudara saya berhasil menyelesaikan studi (S1). sebenarnya saya sangat berharap studi (S1) ini segera selesai. sehingga apa yang saya cita-citakan dapat tercapai......dengan demikian ortu benar-benar bangga pada anak-anaknya yang telah dibesarkannya selama ini. "amin" barangkali saya ini anak yang paling banyak berhutang budi ama ortu, maka itu saya ingin mewujudkan impian saya....yang nantinya dapat membahagiakan ke dua orang tua saya dan saudara-saudara saya." insya Allah" demikian sekilas data diri saya, yang sewaktu-waktu dapat saya ubah sesuai keinginan saya. salam, bambang triyono
Pos ini dipublikasikan di opini. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Cendana Dari Merapi

  1. Bintang Raya berkata:

    mantapkan sudah kariermu jack.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s